Di halaman ini
Yang biasanya ditanyakan penguji
Pertanyaan tentang rutinitas biasanya singkat dan ramah. Kamu mungkin mendengar: "What do you usually do in the morning?", "Is your weekday different from your weekend?", atau "Do you like routines?". Penguji ingin mendengarmu berbicara dengan natural. Cobalah menjawab dengan dua atau tiga kalimat, jangan satu kata saja. Katakan apa yang kamu lakukan, lalu tambahkan alasan atau contoh. Kalau kamu tidak paham pertanyaannya, tidak apa-apa meminta penguji mengulang dengan sopan.
Usually, I get up quite early because I start work in the morning.
Biasanya, aku bangun cukup pagi karena aku mulai kerja di pagi hari.
On weekdays my routine is busy, but at the weekend I relax more.
Di hari kerja rutinitasku sibuk, tapi di akhir pekan aku lebih santai.
Sorry, could you say the question again, please?
Maaf, bisakah kamu mengulang pertanyaannya?
Pakai present simple dan kata penunjuk waktu
Untuk rutinitas, kita memakai present simple: "I wake up", "I have breakfast", "I take the bus". Kata penunjuk waktu membantu pendengar mengikuti ceritamu. Pakai kata seperti first, then, after that, in the afternoon, in the evening. Kata keterangan frekuensi juga berguna: always, usually, often, sometimes, never. Letakkan sebelum kata kerja utama: "I usually walk to work". Jangan khawatir soal kesalahan kecil. Terus bicara dan buat maksudmu jelas.
First I have a coffee, then I check my messages.
Pertama aku minum kopi, lalu aku memeriksa pesan.
After that, I usually take the bus to work.
Setelah itu, aku biasanya naik bus ke tempat kerja.
In the evening, I sometimes cook with my family.
Di malam hari, aku kadang memasak bersama keluargaku.
Tambahkan detail kecil atau alasan
Jawaban yang bagus tidak harus panjang, tapi punya sedikit warna. Setelah menjelaskan apa yang kamu lakukan, tambahkan kenapa, atau bagaimana perasaanmu. Misalnya: "I go for a walk after dinner because it helps me relax." Atau: "I always read before bed. It's my favourite part of the day." Detail kecil membuat bahasa Inggrismu terdengar natural. Detail juga memberimu lebih banyak kesempatan menunjukkan kosakatamu.
I do this because it helps me feel calm.
Aku melakukan ini karena ini membuatku merasa tenang.
It's my favourite part of the day.
Ini bagian favoritku dalam sehari.
To be honest, mornings are hard for me.
Jujur saja, pagi hari itu berat bagiku.
Bandingkan hari atau waktu yang berbeda
Penguji mungkin bertanya bagaimana rutinitasmu berubah, atau apa bedanya di akhir pekan. Ini kesempatan untuk memakai perbandingan dan bentuk lampau. Kamu bisa bilang: "In my home country, I used to start work later. Now I start earlier." Atau: "My weekends are slower than my weekdays." Buat jawabanmu tetap sederhana. Satu perbedaan yang jelas beserta alasannya sudah cukup.
My weekends are much quieter than my weekdays.
Akhir pekanku jauh lebih tenang daripada hari kerjaku.
I used to get up later, but now I start earlier.
Dulu aku bangun lebih siang, tapi sekarang aku mulai lebih pagi.
Since I moved here, my routine has changed a lot.
Sejak pindah ke sini, rutinitasku banyak berubah.
Tetap tenang saat butuh waktu berpikir
Kadang pikiranmu kosong. Itu hal biasa. Pakai kalimat pendek untuk memberimu waktu sebentar. Bicaralah pelan dan jelas. Kalau lupa satu kata, jelaskan dengan kata lain. Misalnya, kalau lupa kata "commute", kamu bisa bilang "the time I travel to work". Penguji menilai caramu berkomunikasi, bukan hanya tata bahasa yang sempurna. Berlatihlah dengan suara keras di rumah agar kata-katanya terasa akrab.
That's an interesting question. Let me think.
Itu pertanyaan yang menarik. Biar aku pikir dulu.
I'm not sure of the word, but it's the time I travel to work.
Aku lupa katanya, tapi maksudku waktu aku bepergian ke tempat kerja.
Well, it depends on the day.
Hmm, tergantung harinya.
Pertanyaan umum
Seberapa panjang jawabanku?
Untuk pertanyaan rutinitas yang singkat, dua atau tiga kalimat biasanya pas. Katakan apa yang kamu lakukan, lalu tambahkan alasan atau detail kecil. Berhentilah saat idemu sudah lengkap, lalu tunggu pertanyaan berikutnya.
Bagaimana kalau rutinitasku membosankan?
Tidak apa-apa. Tidak ada yang mengharapkan hari yang seru. Jawaban sederhana sudah bagus. Kamu bisa bercerita tentang hal kecil yang kamu suka, seperti minuman di pagi hari, jalan kaki, atau waktu bersama keluarga. Tujuannya berbicara dengan jelas, bukan membuat orang terkesan.
Bolehkah aku menyiapkan jawaban sebelum tes?
Kamu boleh melatih ide dan kalimat. Tapi usahakan tidak menghafal jawaban utuh kata demi kata, karena bisa terdengar kaku. Latihlah bercerita tentang harimu dengan berbagai cara, agar kamu siap menghadapi pertanyaan apa pun.