Di halaman ini
01

Langkah 1: Tunjukkan bahwa kamu paham masalahnya

Mulailah dengan menyebutkan masalahnya lagi dengan kata-katamu sendiri. Ini menunjukkan bahwa kamu mengerti. Kamu juga mendapat beberapa detik untuk berpikir. Buat singkat saja. Satu atau dua kalimat biasanya cukup. Jangan mengulang pertanyaan persis sama. Pakai kata-kata lain yang sederhana.

So, the main problem here is that...

Jadi, masalah utamanya di sini adalah...

If I understand correctly, the issue is...

Kalau aku mengerti dengan benar, masalahnya adalah...

It sounds like the person is having trouble with...

Sepertinya orang itu kesulitan dengan...

02

Langkah 2: Sampaikan ide utamamu

Selanjutnya, katakan solusimu dengan jelas. Pilih satu ide yang bagus, bukan lima ide kecil. Ide yang jelas lebih mudah dijelaskan. Pakai kata yang lembut seperti 'could' atau 'might'. Kata-kata ini terdengar sopan dan alami. Idemu boleh sederhana. Ide apa pun yang masuk akal sudah cukup.

I think one good solution would be to...

Menurutku, satu solusi yang baik adalah...

In my opinion, the best thing to do is...

Menurut pendapatku, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah...

One idea could be to...

Satu ide bisa berupa...

03

Langkah 3: Jelaskan kenapa ide itu membantu

Setelah menyampaikan ide, katakan kenapa itu pilihan yang baik. Bagian ini sering kali yang paling penting. Berikan alasan, dan kalau bisa, contoh kecil. Kata seperti 'because' dan 'so' membantu menghubungkan ide-idemu. Bicaralah pelan-pelan. Lebih baik jelas daripada cepat.

This would help because...

Ini akan membantu karena...

For example, if they..., then...

Misalnya, kalau mereka..., maka...

That way, they could...

Dengan begitu, mereka bisa...

04

Langkah 4: Tambahkan pilihan lain atau satu kesulitan kecil

Kalau masih ada waktu, kamu bisa menambah ide kedua. Atau sebutkan satu kesulitan yang mungkin muncul dari ide pertamamu. Ini menunjukkan bahwa kamu berpikir dengan cermat. Lalu katakan cara mengatasinya. Kamu tidak harus melakukannya setiap kali, tapi ini bisa membuat jawabanmu lebih kuat.

Another option might be to...

Pilihan lain mungkin adalah...

One problem with this idea is that...

Satu masalah dari ide ini adalah...

On the other hand, they could also...

Di sisi lain, mereka juga bisa...

05

Langkah 5: Tutup dengan jelas

Akhiri jawabanmu dengan ringkasan singkat. Ini memberi tahu pendengar bahwa kamu sudah selesai. Ulangi ide terbaikmu dalam satu kalimat. Kalau kamu lupa satu kata saat menjawab, jangan berhenti. Jelaskan dengan kata lain yang sederhana. Tetap tenang dan terus bicara sering kali adalah langkah terbaik.

So, overall, I think the best solution is...

Jadi, secara keseluruhan, menurutku solusi terbaiknya adalah...

To sum up, I would suggest...

Singkatnya, aku menyarankan...

That is what I would do in this situation.

Itulah yang akan aku lakukan dalam situasi ini.

Pertanyaan umum

Bagaimana kalau aku tidak bisa memikirkan solusi?

Tarik napas sebentar. Katakan sesuatu seperti 'Let me think about that for a moment.' Lalu pilih ide sederhana yang biasa dipakai sehari-hari. Bertanya pada teman, membuat rencana, atau bicara dengan orang yang bertanggung jawab adalah ide yang umum. Ide sederhana biasanya sudah cukup.

Sebaiknya memberi banyak ide atau satu saja?

Biasanya satu atau dua ide dengan alasan yang baik lebih bagus daripada banyak ide tanpa penjelasan. Fokuslah menjelaskan dengan jelas. Kalau masih ada waktu, kamu bisa menambahkan pilihan lain.

Bagaimana kalau aku membuat kesalahan tata bahasa?

Tidak perlu terlalu khawatir. Teruskan saja. Kalau kesalahannya kecil, kamu bisa langsung lanjut. Kalau mau, kamu bisa memperbaikinya dengan cepat, misalnya 'Sorry, I mean...' Lalu lanjutkan jawabanmu.