Di halaman ini
Pertanyaan untuk latihan
Tell me about a model you built. What was it for?
Ceritakan tentang model yang pernah kamu buat. Untuk apa model itu?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu pekerjaan apa yang sudah kamu lakukan dan apakah kamu paham kenapa model itu dibutuhkan.
Mulai dengan tujuannya dalam satu kalimat. Lalu sebutkan apa saja isinya dan apa yang ditunjukkannya. Singkat saja. Misalnya: "I built a cash model. It showed we would run short in March."
Can you explain that model as if I am not in finance?
Bisakah kamu menjelaskan model itu seolah-olah aku tidak bekerja di bidang keuangan?
Kenapa mereka bertanyaAnalis sering membagikan angka kepada tim penjualan atau para manajer. Dia ingin melihat apakah kamu bisa membuat angka mudah diikuti.
Pakai kata sehari-hari dan hindari istilah teknis. Sebutkan pertanyaan yang dijawab model, masukan utamanya, dan hasilnya. Kamu bisa mulai dengan "In simple words, the model shows…" Lalu berhenti sebentar dan tanyakan apakah dia mau penjelasan lebih rinci.
What was the most important input in your model, and why?
Apa masukan terpenting dalam modelmu, dan kenapa?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah kamu paham apa yang menggerakkan hasilnya, bukan hanya cara membuat lembar kerjanya.
Sebut satu masukan, misalnya volume penjualan atau waktu pembayaran. Jelaskan bagaimana perubahan kecil pada masukan itu mengubah hasil. Beri satu angka jika bisa. Tunjukkan bahwa kamu memeriksa masukan itu dengan teliti.
Tell me about a forecast that was wrong. What happened?
Ceritakan tentang prakiraan yang meleset. Apa yang terjadi?
Kenapa mereka bertanyaSetiap prakiraan kadang meleset. Dia ingin melihat kejujuranmu dan cara kamu memandang kesalahan.
Pakai tiga bagian: apa yang kamu harapkan, apa yang sebenarnya terjadi, dan apa yang kamu ubah sesudahnya. Jujur dan tenang. Jangan menyalahkan orang lain. Bicarakan bagianmu sendiri.
Why did that forecast miss?
Kenapa prakiraan itu meleset?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah kamu bisa menemukan penyebab sebenarnya, bukan hanya mengatakan prakiraannya salah.
Sebut alasan utamanya dengan jelas. Misalnya, satu masukan besar berubah, atau satu asumsi terlalu optimistis. Cukup satu atau dua kalimat. Tunjukkan bahwa kamu menelusurinya dengan baik.
What did you change after that forecast?
Apa yang kamu ubah setelah prakiraan itu?
Kenapa mereka bertanyaDia mencari analis yang belajar dan memperbaiki cara kerjanya.
Berikan satu perubahan yang jelas. Misalnya: "Now I check my inputs with the sales team every month." Jika bisa, ceritakan bagaimana perubahan itu membantu kemudian.
Give me an example of working with people outside the finance team.
Berikan contoh saat kamu bekerja dengan orang di luar tim keuangan.
Kenapa mereka bertanyaAnalis butuh data dan dukungan dari tim lain. Dia ingin melihat kerja sama yang nyata.
Pilih satu contoh nyata. Sebutkan siapa yang bekerja denganmu, apa yang kalian lakukan bersama, dan hasilnya. Misalnya, rapat bulanan dengan tim penjualan untuk memeriksa angka. Bicarakan bagianmu sendiri dengan kata "I".
How do you ask other teams for data when they are busy?
Bagaimana kamu meminta data kepada tim lain saat mereka sibuk?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah kamu bisa mendapatkan yang kamu butuhkan dengan cara yang sopan dan jelas.
Jelaskan langkah-langkahmu. Sebutkan apa yang kamu butuhkan, alasannya, dan batas waktunya. Buat permintaan yang singkat. Ucapkan terima kasih dan bagikan hasilnya kepada mereka. Contoh nyata yang singkat membuat jawabanmu lebih kuat.
What do you do when a manager does not understand your numbers?
Apa yang kamu lakukan saat seorang manajer tidak mengerti angka-angkamu?
Kenapa mereka bertanyaDia menilai kesabaranmu dan cara kamu menyesuaikan penjelasan untuk orang yang berbeda.
Katakan bahwa kamu berbicara lebih pelan dan memakai kata yang lebih sederhana. Mulai dari pesan utama, baru ke detail. Ajukan pertanyaan untuk memastikan dia paham. Beri contoh singkat saat kamu melakukannya.
What did you do yourself in that project?
Apa yang kamu kerjakan sendiri dalam proyek itu?
Kenapa mereka bertanyaDia sering mendengar jawaban yang umum atau atas nama tim. Dia ingin tahu bagianmu sendiri.
Jelaskan secara spesifik. Pakai "I built", "I checked", "I presented". Sebut satu atau dua tindakan yang memang kamu lakukan. Boleh mengatakan tim ikut membantu, tetapi buat bagianmu tetap jelas.
In simple words, the model shows how much cash we will have.
Dengan kata sederhana, model ini menunjukkan berapa banyak kas yang akan kita punya.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI
Kalimat yang bisa dicoba
In simple words, the model shows how much cash we will have.
Dengan kata sederhana, model ini menunjukkan berapa banyak kas yang akan kita punya.
The main question the model answered was…
Pertanyaan utama yang dijawab model ini adalah…
We expected sales to grow, but they fell.
Kami mengira penjualan akan naik, tetapi ternyata turun.
The forecast was wrong because one big input changed.
Prakiraan itu meleset karena satu masukan besar berubah.
After that, I changed how I check my inputs.
Setelah itu, aku mengubah cara memeriksa masukanku.
Let me give you one example from my last job.
Izinkan aku memberi satu contoh dari pekerjaan terakhirku.
Pertanyaan umum
Bagaimana kalau aku memakai terlalu banyak istilah keuangan?
Itu hal yang umum. Jika Dana bertanya, "Can you say that more simply?" (Bisakah kamu mengatakannya dengan lebih sederhana?), coba lagi dengan kata yang lebih pendek. Mulai dari pesan utama. Misalnya: "The model shows if we will have enough cash." (Model ini menunjukkan apakah kas kita cukup.) Lalu tambahkan satu atau dua detail. Boleh berhenti sebentar untuk berpikir dulu.
Apakah buruk kalau membahas prakiraan yang meleset?
Tidak. Dana sengaja menanyakan ini. Dia ingin melihat kejujuran dan kemauanmu belajar. Ceritakan apa yang kamu harapkan, apa yang terjadi, dan apa yang kamu ubah. Jangan menyalahkan orang lain. Jaga nadamu tetap tenang. Jawaban yang jelas dan jujur lebih baik daripada cerita yang sempurna.
Seberapa panjang jawabanku sebaiknya?
Usahakan sekitar satu menit untuk kebanyakan jawaban. Sebut inti jawabannya dulu, lalu satu contoh, lalu hasilnya. Jika Dana mau tahu lebih banyak, dia akan bertanya. Jawaban yang singkat dan jelas lebih mudah diikuti, apalagi saat kamu berbicara dalam bahasa kedua.