Di halaman ini
Pertanyaan untuk latihan
Tell me about a time you dealt with a stressed customer.
Ceritakan saat kamu menghadapi pelanggan yang sedang cemas.
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat bahwa kamu tetap tenang dan ramah saat pelanggan kesal. Hal ini sering terjadi dalam pekerjaan klaim.
Pilih satu momen nyata. Ceritakan apa yang membuat pelanggan kesal, apa yang kamu katakan, dan bagaimana akhirnya. Contoh: "A customer was angry about a late payment. I listened first, then checked the file and called back." (Seorang pelanggan marah soal pembayaran yang terlambat. Aku mendengarkan dulu, lalu memeriksa berkas dan menelepon kembali.)
What exactly did you say to calm the customer?
Apa tepatnya yang kamu katakan untuk menenangkan pelanggan itu?
Kenapa mereka bertanyaJawaban yang umum saja tidak cukup. Dia ingin mendengar kata-kata dan tindakanmu yang sebenarnya.
Sebutkan kata-kata yang benar-benar kamu pakai, misalnya "I understand this is stressful. Let me check your file now." (Aku mengerti ini membuat stres. Biar aku periksa berkasmu sekarang.) Lalu ceritakan apa yang kamu lakukan berikutnya dan hasilnya.
Our work has a lot of detail. How do you make sure you don't miss anything?
Pekerjaan kami penuh detail. Bagaimana kamu memastikan tidak ada yang terlewat?
Kenapa mereka bertanyaKlaim perlu diperiksa dengan teliti. Kesalahan kecil bisa merugikan uang dan merusak kepercayaan pelanggan.
Sebutkan langkah yang jelas. Contoh: "I check each document against the policy. I use a checklist. For large claims, I ask a colleague to look too." (Aku memeriksa setiap dokumen dengan polis. Aku memakai daftar periksa. Untuk klaim besar, aku meminta rekan kerja ikut melihat.)
How do you check details when the deadline is close?
Bagaimana kamu memeriksa detail saat tenggat sudah dekat?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah pemeriksaanmu tetap teliti saat waktu mepet.
Jelaskan cara kamu mengatur waktu dan pemeriksaan mana yang tidak pernah kamu lewati. Katakan bahwa kamu akan meminta bantuan atau memberi tahu manajer lebih awal jika tenggat terancam.
What would you do if two deadlines came on the same day?
Apa yang akan kamu lakukan jika dua tenggat jatuh pada hari yang sama?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat caramu menentukan prioritas dan berkomunikasi saat pekerjaan sedang padat.
Jelaskan cara kamu memutuskan mana yang lebih dulu, misalnya berdasarkan urgensi atau dampak pada pelanggan. Sebutkan bahwa kamu akan memberi tahu manajer atau pelanggan lebih awal dan membagikan rencana yang jelas.
A customer's claim is refused. How do you tell them, step by step?
Klaim seorang pelanggan ditolak. Bagaimana kamu menyampaikannya, langkah demi langkah?
Kenapa mereka bertanyaMenyampaikan kabar buruk dengan jelas dan ramah adalah bagian penting dari pekerjaan ini.
Sampaikan keputusannya lebih dulu dengan kata-kata sederhana. Lalu jelaskan alasannya. Setelah itu katakan apa yang bisa mereka lakukan selanjutnya. Contoh: "The policy does not cover this because… You can…" (Polis ini tidak menanggung hal ini karena… Kamu bisa…)
How would you explain a policy term to a customer who does not understand it?
Bagaimana kamu menjelaskan istilah polis kepada pelanggan yang tidak memahaminya?
Kenapa mereka bertanyaPelanggan sering bingung dengan bahasa asuransi. Dia ingin komunikasi yang jelas dan sederhana.
Katakan bahwa kamu akan menghindari kata-kata sulit, memakai contoh singkat, dan memastikan pelanggan paham. Contoh: "Does that make sense? Do you have any questions?" (Apakah itu masuk akal? Ada pertanyaan?)
What do you enjoy about working with customers?
Apa yang kamu sukai dari bekerja dengan pelanggan?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah pekerjaan ini cocok untukmu dan apa yang membuatmu semangat.
Jujur dan spesifik. Mungkin kamu suka memecahkan masalah atau membantu orang di saat sulit. Tambahkan contoh singkat sebagai bukti.
Tell me about a mistake you found in your work, or someone else's.
Ceritakan kesalahan yang kamu temukan dalam pekerjaanmu, atau pekerjaan orang lain.
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat bahwa kamu bisa menemukan kesalahan dan menanganinya dengan jujur.
Jelaskan kesalahannya, bagaimana kamu menemukannya, dan apa yang kamu lakukan untuk memperbaikinya. Ceritakan apa yang kamu ubah sesudahnya, misalnya langkah pemeriksaan baru.
Why do you want to work as a claims officer?
Kenapa kamu ingin bekerja sebagai petugas klaim?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin memahami minatmu pada peran ini dan pada tim.
Hubungkan kemampuanmu dengan pekerjaan ini: sabar dengan orang, teliti pada detail, dan bisa menjelaskan dengan jelas. Singkat dan apa adanya. Sebutkan apa yang ingin kamu pelajari.
Let me think of a real example.
Biar aku pikirkan contoh nyata.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI
Kalimat yang bisa dicoba
Let me think of a real example.
Biar aku pikirkan contoh nyata.
First I listen, then I check the facts.
Pertama aku mendengarkan, lalu aku memeriksa fakta.
I would explain the reason and say what happens next.
Aku akan menjelaskan alasannya dan mengatakan apa yang terjadi selanjutnya.
I always compare the documents with the policy.
Aku selalu membandingkan dokumen dengan polis.
I understand this is stressful for you.
Aku mengerti ini membuatmu stres.
If a deadline is at risk, I tell my manager early.
Jika tenggat terancam, aku memberi tahu manajerku lebih awal.
Pertanyaan umum
Bagaimana jika aku belum pernah bekerja di bidang asuransi?
Tidak masalah. Pakai contoh dari pekerjaan lain saat kamu membantu pelanggan, memeriksa informasi, atau bekerja dengan tenggat. Toko, pusat panggilan, kantor, dan pekerjaan perawatan punya cerita yang berguna. Jelaskan apa yang kamu lakukan dan kaitkan dengan pekerjaan klaim.
Seberapa panjang jawabanku sebaiknya?
Usahakan sekitar satu menit. Ceritakan apa yang terjadi, apa yang kamu lakukan, dan bagaimana akhirnya. Jika manajer ingin tahu lebih banyak, dia akan bertanya. Jawaban singkat dan jelas dengan contoh nyata lebih mudah diikuti.
Bagaimana jika aku tidak mengerti sebuah pertanyaan?
Kamu boleh bertanya dengan sopan. Katakan: "Sorry, could you say that again, please?" (Maaf, bisa tolong diulang?) atau "Do you mean…?" (Maksudmu…?) Ini hal biasa dalam wawancara apa pun. Itu menunjukkan bahwa kamu ingin memberi jawaban yang baik dan jelas.