Di halaman ini
Pertanyaan untuk latihan
Tell me about a network problem you solved. What happened?
Ceritakan tentang masalah jaringan yang pernah kamu atasi. Apa yang terjadi?
Kenapa mereka bertanyaMereka ingin melihat cara kamu menyelesaikan masalah nyata, langkah demi langkah, dengan kata-katamu sendiri.
Pakai tiga bagian: apa yang rusak, bagaimana kamu menemukan penyebabnya, dan bagaimana kamu memperbaikinya. Katakan “I”, jangan hanya “we”. Contoh: “Our office lost internet. I checked the logs and found a bad switch port.” (Kantor kami kehilangan internet. Aku memeriksa log dan menemukan port switch yang rusak.)
What did you check first?
Apa yang pertama kali kamu periksa?
Kenapa mereka bertanyaMereka ingin tahu apakah kamu mulai dengan cara yang logis, bukan menebak.
Sebutkan langkah pertamamu dengan jelas, misalnya memeriksa alert, log, atau sambungan fisik. Lalu jelaskan kenapa kamu mulai dari sana. Contoh: “First I checked the logs, because they show recent errors.” (Pertama aku memeriksa log, karena log menunjukkan error terbaru.)
How did you find the cause?
Bagaimana kamu menemukan penyebabnya?
Kenapa mereka bertanyaMereka mencari engineer yang menguji dugaan dan menemukan penyebab sebenarnya, bukan hanya gejalanya.
Jelaskan bagaimana kamu mempersempit kemungkinan. Katakan apa yang kamu uji dan apa yang kamu singkirkan. Contoh: “I tested the cable, then the port. The port was the problem.” (Aku menguji kabel, lalu port. Masalahnya ada di port.)
How did you know it was fixed?
Bagaimana kamu tahu masalahnya sudah selesai?
Kenapa mereka bertanyaMereka ingin melihat bahwa kamu memeriksa hasil kerjamu dan memastikan masalahnya benar-benar hilang.
Katakan bagaimana kamu menguji setelah perbaikan. Sebutkan monitoring, tes ping, atau pengguna yang memastikan layanan berjalan. Contoh: “I pinged the server and watched the alerts for an hour. Users said it worked.” (Aku mengirim ping ke server dan memantau alert selama satu jam. Pengguna bilang layanannya berjalan.)
How do you plan a change on a live network?
Bagaimana kamu merencanakan perubahan pada jaringan yang sedang berjalan?
Kenapa mereka bertanyaPerubahan bisa menyebabkan gangguan. Mereka mencari orang yang hati-hati dan membuat rencana sebelum bertindak.
Berikan langkah yang jelas: uji dulu, pesan jadwal perubahan, beri tahu orang yang terdampak, dan tulis rencana rollback. Contoh: “I test it first, book a change window, and write a rollback plan.” (Aku mengujinya dulu, memesan jadwal perubahan, dan menulis rencana rollback.)
What do you do if a change fails?
Apa yang kamu lakukan jika perubahan gagal?
Kenapa mereka bertanyaMereka ingin tahu bahwa kamu punya jalan kembali yang aman dan tetap tenang.
Bicarakan rencana rollback-mu. Katakan bahwa kamu mengikuti langkah untuk membatalkan perubahan, memeriksa jaringan berjalan lagi, dan memberi tahu tim. Lalu jelaskan bahwa kamu mencari alasannya sebelum mencoba lagi.
Who do you tell before you make a change?
Siapa yang kamu beri tahu sebelum membuat perubahan?
Kenapa mereka bertanyaKomunikasi yang baik mencegah kejutan bagi pengguna dan tim lain.
Sebutkan siapa saja yang kamu beri tahu, seperti manajermu, tim lain, atau pengguna yang mungkin merasakan dampaknya. Katakan kapan dan bagaimana, misalnya lewat email atau tiket perubahan.
Do you keep notes or documentation? How?
Apakah kamu membuat catatan atau dokumentasi? Bagaimana caranya?
Kenapa mereka bertanyaCatatan yang jelas membantu tim memperbaiki masalah lebih cepat dan memahami perubahan sebelumnya.
Katakan apa yang kamu tulis dan di mana. Contoh: “I always write down what I changed and why.” (Aku selalu menulis apa yang kuubah dan kenapa.) Sebutkan diagram, tiket, atau dokumen bersama jika kamu memakainya.
How do you handle on-call work?
Bagaimana kamu menjalani tugas on-call?
Kenapa mereka bertanyaMereka mencari orang yang tetap tenang dan teratur saat ada yang rusak di malam hari.
Jelaskan langkahmu: periksa alert dulu, catat setiap langkah, dan minta bantuan saat perlu. Contoh: “When I get a call at night, I check the alerts first and note each step.” (Saat ada telepon di malam hari, aku memeriksa alert dulu dan mencatat setiap langkah.)
When do you ask for help during an incident?
Kapan kamu meminta bantuan saat terjadi insiden?
Kenapa mereka bertanyaMereka mencari orang yang tahu batas kemampuannya dan tidak menunggu terlalu lama.
Katakan bahwa meminta bantuan itu wajar. Berikan patokan yang jelas, misalnya saat masalah memengaruhi banyak pengguna atau kamu buntu setelah beberapa waktu. Jelaskan siapa yang kamu hubungi.
Let me think of a good example.
Biar aku pikirkan contoh yang bagus.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI
Kalimat yang bisa dicoba
Let me think of a good example.
Biar aku pikirkan contoh yang bagus.
First I checked the logs, then I tested my idea.
Pertama aku memeriksa log, lalu aku menguji dugaanku.
I always write down what I changed and why.
Aku selalu menulis apa yang kuubah dan kenapa.
Before any change, I test it and write a rollback plan.
Sebelum membuat perubahan apa pun, aku mengujinya dan menulis rencana rollback.
When I get an alert, I check what it says first.
Saat ada alert, aku membaca isinya dulu.
If I am stuck, I ask a teammate for help early.
Kalau aku buntu, aku meminta bantuan rekan tim lebih awal.
Pertanyaan umum
Bagaimana kalau aku membuat kesalahan dalam bahasa Inggris?
Tidak apa-apa. Pakai kalimat pendek dan jelas. Pewawancara ingin melihat langkah yang jelas dan contoh nyata. Kalau kamu butuh waktu, katakan “Let me think of a good example.” (Biar aku pikirkan contoh yang bagus.) Kalau kamu tidak mengerti pertanyaannya, tanyakan dengan sopan: “Could you say that again, please?” (Bisakah kamu mengatakannya lagi?)
Sebaiknya aku bilang “I” atau “we” dalam jawabanku?
Pakai “I” untuk hal yang kamu kerjakan sendiri. Boleh menyebut tim, tetapi pewawancara ingin tahu langkahmu sendiri. Kalau kamu hanya bilang “we”, mereka mungkin bertanya, “What did you do yourself?” (Apa yang kamu kerjakan sendiri?)
Seberapa panjang jawabanku sebaiknya?
Jawaban singkat sudah cukup. Usahakan beberapa kalimat yang jelas. Untuk cerita tentang masalah, ceritakan apa yang rusak, penyebabnya, dan perbaikanmu. Kalau pewawancara ingin detail lebih, dia akan bertanya lagi.