Di halaman ini

Pertanyaan untuk latihan

01

I can see a gap on your CV. Can you walk me through your recent experience?

Saya melihat ada jeda di CV-mu. Bisakah kamu ceritakan pengalamanmu belakangan ini?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin gambaran singkat dan jelas tentang waktu terakhirmu, lalu beralih ke keahlianmu.

Coba ini

Pakai satu atau dua kalimat tenang tentang jeda itu. Alasannya boleh kamu simpan sendiri. Setelah itu bicarakan keahlianmu. Contoh: "I took two years away from work. Now I am ready to return, and I kept learning."

02

What did you do in your last job?

Apa yang kamu kerjakan di pekerjaan terakhirmu?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin memahami pengalaman dan keahlianmu sebelum jeda.

Coba ini

Sebutkan jabatanmu, dua tugas utama, dan satu hasil. Buat sederhana. Pakai bentuk lampau: "I managed", "I organised", "I helped".

03

How have you kept your skills up to date?

Bagaimana kamu menjaga keahlianmu tetap mutakhir?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin bukti bahwa keahlianmu masih terbaru dan kamu tetap aktif.

Coba ini

Sebutkan satu kursus, proyek, tugas sukarela, atau belajar mandiri dari satu atau dua tahun terakhir. Katakan kapan kamu melakukannya dan apa yang bisa kamu lakukan sekarang. Contoh: "Last spring I finished an online course in spreadsheets."

04

How would you use that in this job?

Bagaimana kamu akan memakainya di pekerjaan ini?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin melihat bahwa hal yang baru kamu pelajari berkaitan dengan pekerjaan mereka.

Coba ini

Hubungkan keahlianmu dengan satu tugas di deskripsi pekerjaan. Contoh: "I learned to make reports in spreadsheets. In this role, I could use that for weekly sales reports."

05

What are your strengths?

Apa kekuatanmu?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin tahu apa yang bisa kamu bawa ke dalam tim.

Coba ini

Pilih dua kekuatan yang cocok dengan pekerjaan, misalnya teratur atau pandai bergaul. Beri satu contoh nyata yang singkat untuk masing-masing. Jujur dan sederhana saja.

06

Tell me about a time you worked well in a team.

Ceritakan saat kamu bekerja dengan baik dalam tim.

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin contoh nyata tentang caramu bekerja dengan orang lain.

Coba ini

Pakai susunan sederhana: situasi, tindakanmu, dan hasil. Contoh: "Our team had a busy week. I shared tasks clearly and helped a new colleague. We finished on time."

07

Tell me about a time you had a tight deadline.

Ceritakan saat kamu menghadapi tenggat yang ketat.

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin tahu bagaimana kamu merencanakan waktu dan tetap tenang saat tertekan.

Coba ini

Pakai susunan yang sama: situasi, tindakan, hasil. Jelaskan cara kamu mengatur waktu dan apa yang kamu kerjakan lebih dulu. Contohnya boleh dari pekerjaan, kegiatan sukarela, atau kursus.

08

Why are you ready to return to work now?

Kenapa kamu siap kembali bekerja sekarang?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin mendengar bahwa kamu sudah siap dan punya semangat untuk mulai.

Coba ini

Katakan dengan jelas dan positif. Contoh: "I planned my return, I updated my skills, and I am ready to start in this role." Tidak perlu menjelaskan terlalu panjang.

09

How will you manage the change back to a work routine?

Bagaimana kamu akan menyesuaikan diri kembali dengan rutinitas kerja?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin tahu bahwa kamu bisa memulai pekerjaan dengan lancar.

Coba ini

Beri dua poin praktis, misalnya rutinitas harianmu dan cara kamu merencanakan minggumu. Tambahkan contoh singkat saat kamu cepat mempelajari hal baru.

10

Do you have any questions for me?

Apakah kamu punya pertanyaan untuk saya?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin melihat minatmu dan caramu memikirkan peran ini.

Coba ini

Siapkan satu atau dua pertanyaan. Misalnya: "What does a normal day look like in this role?" Atau: "What training do new team members receive?"

Latihan bahasa Inggris

I took a planned break, and now I am ready to return.

Aku mengambil jeda yang sudah direncanakan, dan sekarang aku siap kembali.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI

Kalimat yang bisa dicoba

I took a planned break, and now I am ready to return.

Aku mengambil jeda yang sudah direncanakan, dan sekarang aku siap kembali.

During my break, I kept learning. For example, I took a course.

Selama jeda, aku terus belajar. Misalnya, aku mengikuti sebuah kursus.

That was a personal time, so I would rather not go into detail. I am ready to work and I kept learning.

Itu waktu pribadi, jadi aku lebih memilih tidak menjelaskan rinciannya. Aku siap bekerja dan aku terus belajar.

Last year I completed a course in…, and I practised it by…

Tahun lalu aku menyelesaikan kursus tentang…, dan aku mempraktikkannya dengan…

My skills fit this role because…

Keahlianku cocok untuk peran ini karena…

I am ready to start in this role.

Aku siap mulai di peran ini.

Pertanyaan umum

Apakah aku harus menjelaskan alasan jedaku?

Tidak. Kamu bisa menjawab singkat tanpa menyebut hal pribadi. Satu atau dua kalimat tenang sudah cukup. Misalnya: "That was a personal time, so I would rather not go into detail." (Itu waktu pribadi, jadi aku lebih memilih tidak menjelaskan rinciannya.) Setelah itu, bicarakan hal yang baru kamu pelajari dan kenapa kamu siap sekarang.

Bagaimana kalau aku tidak mengikuti kursus selama jeda?

Ingat lagi hal lain yang kamu lakukan. Apakah kamu menjadi relawan, membantu sebuah proyek, membaca tentang bidangmu, atau belajar alat baru di rumah? Kegiatan nyata dan spesifik apa pun bisa menunjukkan bahwa keahlianmu masih terbaru.

Seberapa panjang jawabanku tentang jeda itu?

Buat singkat, sekitar satu atau dua kalimat. Kamu tidak perlu meminta maaf panjang lebar. Jelaskan jedanya dengan tenang, lalu beralih ke hal yang kamu pelajari dan bagaimana keahlianmu cocok dengan pekerjaan itu. Dengan begitu percakapan tetap positif.