Di halaman ini
Pertanyaan untuk latihan
How do you gather requirements on a new project?
Bagaimana kamu mengumpulkan kebutuhan (requirements) pada proyek baru?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu bahwa kamu punya metode yang jelas dan tidak menebak-nebak kebutuhan orang.
Sebutkan langkahmu secara berurutan. Katakan siapa saja yang kamu ajak bicara, misalnya setiap kelompok pengguna. Katakan apa yang kamu tanyakan, seperti tugas harian mereka. Lalu jelaskan cara kamu memeriksanya, misalnya dengan membagikan catatanmu kepada mereka.
How do you prioritise requirements when there are too many?
Bagaimana kamu menentukan prioritas kebutuhan saat jumlahnya terlalu banyak?
Kenapa mereka bertanyaWaktu dan dana terbatas. Dia ingin melihat bagaimana kamu memutuskan hal yang paling penting.
Jelaskan cara kamu memutuskan. Misalnya, kamu melihat nilai bisnis, risiko, dan usaha yang dibutuhkan, lalu menyepakati urutannya bersama pihak yang terlibat. Berikan satu contoh singkat keputusan yang kamu bantu ambil.
What do you do when requirements change in the middle of a project?
Apa yang kamu lakukan saat kebutuhan berubah di tengah proyek?
Kenapa mereka bertanyaPerubahan itu hal biasa. Dia ingin tahu bahwa kamu bisa menanganinya dengan tenang dan menjaga proyek tetap jelas.
Katakan bagaimana kamu mencatat perubahan itu, memeriksa dampaknya pada waktu dan biaya, lalu menyampaikannya kepada orang yang tepat. Jelaskan siapa yang memutuskan. Beri contoh nyata yang kecil jika ada.
Tell me about a time a team and the business misunderstood each other. What happened?
Ceritakan saat sebuah tim dan pihak bisnis saling salah paham. Apa yang terjadi?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin mendengar cerita nyata yang menunjukkan bagaimana kamu menyadari dan meluruskan celah komunikasi.
Katakan apa yang salah, bagaimana kamu menyadarinya, dan apa yang kamu lakukan sendiri. Pakai "aku" (I), jangan hanya "kami" (we). Misalnya: satu tim maksudnya laporan bulanan, tim lain mingguan, lalu kamu menunjukkan contoh agar mereka bisa sepakat.
Tell me about a mistake you made in your work. What did you do?
Ceritakan kesalahan yang pernah kamu buat dalam pekerjaanmu. Apa yang kamu lakukan?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat kejujuran, serta bagaimana kamu bertanggung jawab dan belajar.
Pilih kesalahan kecil yang nyata dan memang berasal darimu. Katakan bagaimana kamu menemukannya, memperbaikinya, dan siapa yang kamu beri tahu. Akhiri dengan hal yang kamu lakukan secara berbeda sekarang.
Describe a process you improved. What was the result?
Ceritakan proses yang pernah kamu perbaiki. Apa hasilnya?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin bukti bahwa kamu bisa membuat pekerjaan lebih cepat, lebih sederhana, atau lebih jelas, dengan hasil yang nyata.
Katakan apa yang lambat atau bermasalah, apa yang kamu ubah, dan hasilnya. Angka akan membantu, misalnya dari lima hari menjadi dua hari. Gambaran sebelum dan sesudah dengan kata-kata juga cukup, misalnya lebih sedikit kesalahan atau lebih sedikit email.
How do you write down and share requirements?
Bagaimana kamu menuliskan dan membagikan kebutuhan (requirements)?
Kenapa mereka bertanyaDokumen yang jelas membantu tim membuat hal yang tepat. Dia ingin tahu alat dan kebiasaan kerjamu.
Sebutkan alat yang kamu pakai, seperti user stories, peta proses, atau daftar kebutuhan sederhana. Katakan bagaimana kamu menjaganya tetap singkat dan jelas, serta bagaimana orang lain meninjau dan menyetujuinya.
Think of a time two people in the business wanted opposite things. What did you do, step by step?
Ingat saat dua orang di pihak bisnis menginginkan hal yang berlawanan. Apa yang kamu lakukan, langkah demi langkah?
Kenapa mereka bertanyaAnalis sering berada di antara beberapa kelompok. Dia ingin melihat bagaimana kamu menjaga tim yang berbeda tetap sejalan.
Jelaskan langkah demi langkah: kamu mendengarkan kedua pihak, menemukan kebutuhan sebenarnya di balik setiap permintaan, membagikan pilihan, dan membantu mereka sepakat. Sebutkan keputusan akhirnya dan bagaimana perasaan mereka.
How do you work with technical teams and business teams?
Bagaimana kamu bekerja dengan tim teknis dan tim bisnis?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu bahwa kamu bisa menjelaskan kebutuhan dengan jelas kepada orang yang punya keahlian berbeda.
Katakan bagaimana kamu menyesuaikan bahasamu untuk setiap kelompok. Sebutkan alat sederhana, seperti catatan singkat, contoh, atau diagram. Beri satu contoh kecil rapat yang terbantu oleh cara ini.
What was your own role in a recent project?
Apa peranmu sendiri dalam proyek terbaru?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu bagianmu secara pribadi, bukan hanya apa yang dikerjakan tim.
Sebutkan proyeknya dalam satu kalimat. Lalu pakai "aku" (I) dan berikan dua atau tiga tindakanmu sendiri, seperti "I ran the workshops" atau "I wrote the new form". Kamu juga bisa menceritakan bagaimana kamu mendukung tim.
First, I find out who uses the process, and I talk to them.
Pertama, aku mencari tahu siapa yang memakai proses itu, lalu aku bicara dengan mereka.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI
Kalimat yang bisa dicoba
First, I find out who uses the process, and I talk to them.
Pertama, aku mencari tahu siapa yang memakai proses itu, lalu aku bicara dengan mereka.
I checked my notes with them to make sure I understood.
Aku memeriksa catatanku bersama mereka untuk memastikan aku sudah paham.
I noticed that we meant different things, so I showed them a sample.
Aku sadar bahwa maksud kami berbeda, jadi aku menunjukkan contoh kepada mereka.
I listened to both sides and found what each group really needed.
Aku mendengarkan kedua pihak dan menemukan apa yang sebenarnya dibutuhkan tiap kelompok.
I explained it in simple words and used a diagram.
Aku menjelaskannya dengan kata-kata sederhana dan memakai diagram.
Before the change, it took five days. After the change, it took two.
Sebelum perubahan, prosesnya memakan lima hari. Setelah perubahan, hanya dua hari.
Pertanyaan umum
Bagaimana kalau contohku berasal dari pekerjaan kecil atau dari negara lain?
Tidak masalah. Pewawancara ingin mendengar cara kamu bekerja. Contoh kecil yang nyata, dengan langkah dan hasil yang jelas, lebih baik daripada contoh besar yang terlalu umum. Jelaskan situasinya dalam satu atau dua kalimat, lalu fokus pada tindakanmu.
Aku tidak punya angka untuk hasilku. Apakah itu masalah?
Tidak. Angka memang membantu, tetapi tidak wajib. Kamu bisa menggambarkan keadaan sebelum dan sesudah dengan kata-kata. Misalnya: "Before, people sent emails back and forth. After, everyone used one shared form, and there was less confusion." (Dulu orang saling berkirim email bolak-balik. Setelah itu, semua memakai satu formulir bersama, dan kebingungan berkurang.)
Apa yang sebaiknya kulakukan kalau aku tidak mengerti pertanyaannya?
Bertanya itu wajar dan sopan. Kamu bisa berkata: "Could you say that again, please?" (Bisakah kamu mengulanginya, tolong?) atau "Do you mean a project at work or any project?" (Maksudmu proyek di tempat kerja atau proyek apa saja?). Ambil jeda sebentar untuk berpikir. Jawaban yang tenang dan jelas lebih baik daripada jawaban yang cepat.