Di halaman ini
Pertanyaan untuk latihan
What do you do in the first two weeks with a new customer?
Apa yang kamu lakukan di dua minggu pertama bersama pelanggan baru?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah kamu punya langkah onboarding dan rencana yang jelas, bukan hanya niat baik.
Sebutkan langkahmu secara berurutan. Misalnya: pertemuan pertama, sepakati tujuan, buat rencana dengan tanggal. Katakan siapa yang kamu hubungi, seperti kontak utama atau ketua tim. Lalu jelaskan cara kamu memeriksa kemajuan.
Tell me about a customer you helped in their first month.
Ceritakan tentang pelanggan yang kamu bantu di bulan pertamanya.
Kenapa mereka bertanyaDia ingin contoh nyata dari pekerjaanmu sendiri, bukan gagasan umum.
Pilih satu pelanggan. Jelaskan apa yang dia butuhkan, apa yang kamu lakukan tiap minggu, dan hasilnya. Pakai "aku", bukan hanya "kami". Kalau bisa, tambahkan satu angka, misalnya berapa pengguna yang mulai memakai di bulan pertama.
How do you know onboarding is working?
Bagaimana kamu tahu onboarding berjalan dengan baik?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat bahwa kamu mengukur kemajuan dan tidak hanya berharap.
Sebutkan satu atau dua tanda yang kamu periksa, seperti login, pengguna aktif, atau tujuan yang tercapai. Katakan kapan kamu memeriksanya, misalnya tiap minggu. Jelaskan apa yang kamu lakukan jika kemajuannya lambat.
A big customer's logins have dropped by half over two months. What exactly do you do?
Login pelanggan besar turun separuh dalam dua bulan. Apa yang persisnya kamu lakukan?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat caramu bertindak saat data menunjukkan risiko.
Berikan langkah yang jelas. Misalnya: lihat data untuk tahu pengguna mana yang berhenti, telepon kontak utama minggu itu juga, ajukan pertanyaan terbuka, lalu sepakati rencana. Jelaskan cara kamu menindaklanjuti dan memeriksa login lagi.
Which signs in the data warn you that a customer may leave?
Tanda apa dalam data yang memperingatkanmu bahwa pelanggan mungkin pergi?
Kenapa mereka bertanyaDia mencari orang yang melihat risiko lebih awal, sebelum pelanggan pergi.
Sebutkan tanda nyata, seperti login yang berkurang, pemakaian yang turun, atau lebih banyak tiket dukungan. Lalu beri satu contoh: tanda yang kamu lihat dan langkah yang kamu ambil. Tanda saja tidak cukup. Selalu tambahkan apa yang kamu lakukan.
Tell me about a customer who nearly left. What did you notice, and what did you do?
Ceritakan tentang pelanggan yang hampir pergi. Apa yang kamu perhatikan, dan apa yang kamu lakukan?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin bukti bahwa kamu bisa mempertahankan pelanggan dan mencegah mereka berhenti.
Katakan dulu apa yang kamu perhatikan, di data atau dalam telepon. Lalu jelaskan apa yang kamu lakukan sendiri, langkah demi langkah. Akhiri dengan hasilnya, misalnya pelanggan bertahan atau memperpanjang. Jujur saja jika hasilnya campuran.
Describe a hard conversation with a customer.
Ceritakan percakapan sulit dengan pelanggan.
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah kamu tetap jelas, tenang, dan ramah saat kabarnya tidak baik.
Pakai tiga bagian: masalahnya, apa yang kamu katakan, dan bagaimana akhirnya. Misalnya: satu fitur terlambat, kamu memberi tahu klien dengan jujur, dan kamu menawarkan tanggal baru yang jelas. Pakai kata-katamu sendiri dari percakapan itu.
Tell me about a customer you lost. What happened, and what did you learn?
Ceritakan tentang pelanggan yang hilang. Apa yang terjadi, dan apa yang kamu pelajari?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat apakah kamu jujur dan belajar dari kesalahan.
Jangan menyalahkan orang lain. Jelaskan singkat apa yang terjadi dan apa yang sudah kamu coba. Lalu sebutkan satu pelajaran yang jelas dan cara kerjamu yang berbeda sekarang. Tetap tenang dan singkat.
How do you build a good relationship with a customer?
Bagaimana kamu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin mendengar tindakan nyata, bukan hanya "aku membangun hubungan baik".
Sebutkan tindakan, seperti telepon rutin, catatan singkat setelah pertemuan, dan balasan yang cepat. Tambahkan satu contoh nyata. Jika dia bertanya "What did you do exactly?", berikan satu langkah dan satu hasil.
How do you use data in your daily work?
Bagaimana kamu memakai data dalam pekerjaan sehari-hari?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu apakah data menjadi bagian dari caramu merencanakan dan bertindak.
Sebutkan data yang kamu lihat, seperti pemakaian, login, atau tiket, dan seberapa sering. Beri satu contoh saat data mengubah tindakanmu. Buat tetap sederhana dan sebutkan jenis alatnya, seperti dashboard.
Let me think of a good example.
Biar aku pikirkan contoh yang bagus.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI
Kalimat yang bisa dicoba
Let me think of a good example.
Biar aku pikirkan contoh yang bagus.
In week one, I meet the customer and we agree their goals.
Di minggu pertama, aku bertemu pelanggan dan kami menyepakati tujuan mereka.
One sign I watch is how often customers log in.
Salah satu tanda yang aku perhatikan adalah seberapa sering pelanggan login.
When I saw the drop, I called the customer that same week.
Saat aku melihat penurunannya, aku menelepon pelanggan itu di minggu yang sama.
I was honest about the problem, and then I offered a plan.
Aku jujur tentang masalahnya, lalu aku menawarkan rencana.
I checked the numbers again a month later, and usage was back up.
Aku memeriksa angkanya lagi sebulan kemudian, dan pemakaian sudah naik kembali.
Pertanyaan umum
Bagaimana kalau aku belum pernah punya jabatan customer success?
Tidak apa-apa. Pakai contoh dari pekerjaan yang mirip, seperti urusan akun, dukungan pelanggan, penjualan, atau pelatihan. Ceritakan saat kamu membantu pelanggan memulai, melihat masalah, atau menghadapi percakapan sulit. Katakan apa yang kamu lakukan sendiri dan apa yang terjadi.
Bagaimana kalau aku tidak ingat angka yang ppasti?
Kamu boleh bilang "about" atau "around", misalnya "logins dropped by about half". Tetap jujur. Tanda yang jelas dan langkah yang jelas lebih berguna daripada angka yang sempurna. Jangan mengarang angka.
Boleh berhenti sejenak sebelum menjawab?
Boleh. Jeda singkat itu wajar. Kamu bisa bilang "Let me think of a good example." Lalu jawab dengan pelan dan jelas. Jawaban yang tenang dan jelas lebih baik daripada jawaban yang cepat.