Di halaman ini
Pertanyaan untuk latihan
How do you check a prescription before it goes out?
Bagaimana kamu memeriksa resep sebelum obat diberikan?
Kenapa mereka bertanyaKetelitian adalah bagian terpenting dari pekerjaan ini. Dana ingin mendengar langkah nyata, bukan hanya "saya teliti".
Sebutkan langkahmu secara berurutan. Misalnya: periksa nama pasien, obat, kekuatan, dan dosis sesuai resep. Lalu periksa label. Katakan bahwa kamu memeriksa dua kali sebelum obat diberikan.
Tell me about a time you caught a mistake before it reached a patient.
Ceritakan saat kamu menemukan kesalahan sebelum sampai ke pasien.
Kenapa mereka bertanyaDia ingin bukti bahwa kamu menyadari kesalahan dan bertindak dalam pekerjaan nyata.
Pakai tiga bagian. Apa yang salah, misalnya label dengan kekuatan obat yang keliru. Apa yang kamu lakukan sendiri, misalnya "I stopped and told the pharmacist at once." Lalu apa yang terjadi setelahnya. Pakai "I", bukan "we".
What exactly did you do yourself in that situation?
Apa tepatnya yang kamu lakukan sendiri dalam situasi itu?
Kenapa mereka bertanyaDana menanyakan ini jika ceritamu terlalu umum. Dia ingin tahu tindakanmu sendiri.
Sebutkan tindakan yang jelas dengan kata kerja: I stopped, I put it aside, I told the pharmacist, I checked the stock. Singkat saja. Lalu katakan apa yang terjadi setelahnya, sejauh yang kamu tahu.
When do you ask the pharmacist for a check?
Kapan kamu meminta apoteker memeriksa?
Kenapa mereka bertanyaDia butuh asisten yang berani bicara dan tidak menebak-nebak.
Beri contoh nyata: saat kamu ragu tentang dosis, saat resep sulit dibaca, atau saat ada hal yang tampak janggal. Katakan dengan jelas: "If I am not sure, I stop and ask the pharmacist before I go on."
How do you share a problem with the pharmacist when the pharmacy is busy?
Bagaimana kamu menyampaikan masalah kepada apoteker saat apotek sedang ramai?
Kenapa mereka bertanyaSaat ramai, risikonya lebih besar. Dia ingin tahu kamu tetap bicara dengan tenang.
Katakan kamu menunggu saat singkat yang aman, atau langsung bicara jika mendesak. Jelaskan masalahnya dalam satu atau dua kalimat. Tunjukkan resepnya. Jangan berikan obat sebelum diperiksa.
What do you do first when a new prescription arrives?
Apa yang pertama kali kamu lakukan saat resep baru datang?
Kenapa mereka bertanyaIni pertanyaan yang mudah untuk memulai. Dia ingin melihat caramu mengatur pekerjaan.
Jelaskan langkah awalmu dengan sederhana. Misalnya: periksa data pasien dan pastikan resepnya lengkap. Lalu cari obatnya dan periksa. Bicaralah pelan-pelan. Pertanyaan ini cocok untuk membuatmu merasa tenang.
How do you look after stock?
Bagaimana kamu menjaga stok?
Kenapa mereka bertanyaPengelolaan stok yang baik menjaga keselamatan pasien dan kelancaran apotek.
Bicarakan pemeriksaan tanggal kedaluwarsa, menaruh stok baru di belakang stok lama, dan memberi tahu orang lain saat stok menipis. Sebutkan menyimpan obat di tempat yang tepat, misalnya kulkas. Beri satu contoh dari pekerjaanmu jika ada.
How do you keep patient details private?
Bagaimana kamu menjaga kerahasiaan data pasien?
Kenapa mereka bertanyaPrivasi pasien sangat penting di apotek. Dana harus bisa memercayaimu dengan informasi pribadi.
Katakan kamu hanya membagikan data kepada pasien atau orang yang berhak. Sebutkan berbicara dengan suara pelan, tidak meninggalkan kertas di meja, dan memeriksa dengan siapa kamu bicara sebelum memberi informasi.
What would you do if you saw something that looked wrong, but you were not sure?
Apa yang akan kamu lakukan jika melihat sesuatu yang tampak salah, tetapi kamu tidak yakin?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin tahu bahwa kamu tidak akan menebak dan tidak akan diam saja.
Katakan kamu akan berhenti dan bertanya. Misalnya: "I would put it aside and ask the pharmacist to check." Lebih baik bertanya daripada menebak. Jawab dengan singkat dan jelas.
Why do you want to work as a pharmacy technician here?
Kenapa kamu ingin bekerja sebagai asisten apoteker di sini?
Kenapa mereka bertanyaDia ingin melihat bahwa kamu memahami pekerjaan ini dan peduli pada kerja yang teliti.
Ceritakan apa yang kamu sukai: bekerja dengan teliti, membantu pasien, bekerja sama dengan apoteker. Kaitkan dengan apoteknya, misalnya apotek komunitas yang ramai. Jujur dan sederhana saja.
I always check the prescription twice before it goes out.
Aku selalu memeriksa resep dua kali sebelum obat diberikan.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI
Kalimat yang bisa dicoba
I always check the prescription twice before it goes out.
Aku selalu memeriksa resep dua kali sebelum obat diberikan.
I check the name, the medicine, the strength and the dose.
Aku memeriksa nama, obat, kekuatan, dan dosisnya.
If I am not sure, I stop and ask the pharmacist.
Jika aku tidak yakin, aku berhenti dan bertanya kepada apoteker.
I only share patient details with the patient or the right person.
Aku hanya membagikan data pasien kepada pasien itu sendiri atau orang yang berhak.
I put the newer stock behind the older stock and check the expiry dates.
Aku menaruh stok baru di belakang stok lama dan memeriksa tanggal kedaluwarsa.
The label had the wrong strength, so I stopped and told the pharmacist at once.
Label itu mencantumkan kekuatan obat yang salah, jadi aku berhenti dan langsung memberi tahu apoteker.
Pertanyaan umum
Bagaimana jika ceritaku tentang kesalahan itu kecil?
Cerita kecil tidak masalah. Dana ingin melihat bagaimana kamu menyadari kesalahan dan apa yang kamu lakukan. Katakan apa yang salah, apa yang kamu lakukan sendiri, dan apa yang terjadi setelahnya. Cerita kecil yang jelas dan jujur lebih baik daripada cerita besar yang samar.
Bolehkah aku bilang bahwa aku sering bertanya kepada apoteker?
Boleh. Di apotek, bertanya saat tidak yakin adalah kekuatan. Jelaskan kapan kamu bertanya, misalnya soal dosis atau resep yang tidak jelas. Tunjukkan bahwa kamu berpikir dulu, lalu bertanya, dan tidak pernah menebak.
Bahasa Inggrisku belum sempurna. Apakah itu masalah?
Bicaralah pelan-pelan dan pakai kalimat pendek. Langkah yang jelas lebih penting daripada kata-kata yang sulit. Jika kamu tidak mengerti pertanyaan, kamu bisa bilang: "Sorry, could you say that again, please?" Itu wajar dan sopan.