Di halaman ini

Pertanyaan untuk latihan

01

What do you do when a customer says no?

Apa yang kamu lakukan saat pelanggan menolak?

Kenapa mereka bertanya

Sebagian besar panggilan berakhir dengan penolakan. Pewawancara ingin melihat kamu tetap tenang, sopan, dan menghargai jawaban itu.

Coba ini

Ceritakan langkah-langkahmu. Ucapkan terima kasih, katakan kamu mengerti, lalu akhiri panggilan dengan ramah. Tunjukkan bahwa kamu tidak memaksa. Tambahkan bahwa kamu menarik napas sebentar lalu lanjut ke panggilan berikutnya.

02

How do you stay positive after many calls with no sale?

Bagaimana kamu tetap positif setelah banyak panggilan tanpa penjualan?

Kenapa mereka bertanya

Harinya panjang. Pewawancara ingin tahu kamu bisa menjaga tenaga dan sikap yang baik.

Coba ini

Katakan bahwa penolakan itu biasa dan bukan soal pribadi. Jelaskan caramu menjaga tenaga, misalnya istirahat singkat, minum air, dan target kecil tiap jam. Sebutkan bahwa setiap panggilan adalah awal yang baru.

03

Tell me about a time you had a number to reach, and what you did.

Ceritakan saat kamu punya angka yang harus dicapai, dan apa yang kamu lakukan.

Kenapa mereka bertanya

Pekerjaan ini punya target harian. Pewawancara ingin contoh nyata, bukan jawaban umum.

Coba ini

Berikan satu contoh nyata dengan angka. Sebutkan targetnya dan apa yang kamu lakukan setiap hari. Misalnya: targetku sekitar lima puluh panggilan sehari, dan aku memeriksa kemajuanku tiap jam.

04

How many calls did you make in a day?

Berapa banyak panggilan yang kamu lakukan dalam sehari?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin memastikan kamu terbiasa dengan jumlah panggilan yang tinggi.

Coba ini

Sebutkan angka yang jujur. Kalau kamu belum punya pengalaman call centre, ceritakan pekerjaan lain yang sama sibuknya dan berapa pelanggan yang kamu layani. Lalu jelaskan bagaimana kamu akan mengatur harimu untuk mencapai target.

05

How do you plan your day to reach your target?

Bagaimana kamu merencanakan harimu untuk mencapai target?

Kenapa mereka bertanya

Target butuh kebiasaan yang baik. Pewawancara ingin melihat kamu bisa mengatur waktu.

Coba ini

Ceritakan rutinitas yang sederhana. Misalnya, mulai dengan panggilan balik, tetapkan tujuan tiap jam, ambil istirahat singkat, dan periksa kemajuanmu saat makan siang. Buat jawabanmu praktis dan jelas.

06

If a customer asks you to call back later, what do you do?

Kalau pelanggan meminta kamu menelepon lagi nanti, apa yang kamu lakukan?

Kenapa mereka bertanya

Menelepon kembali sesuai janji membangun kepercayaan. Pewawancara ingin tahu kamu bisa diandalkan.

Coba ini

Jelaskan langkah-langkahmu. Sepakati waktu yang jelas dengan pelanggan, catat di catatanmu atau di sistem, lalu telepon pada waktu itu. Katakan kamu tidak pernah melupakan janji.

07

How do you keep notes on your calls?

Bagaimana kamu mencatat panggilanmu?

Kenapa mereka bertanya

Catatan yang baik membantumu menindaklanjuti dan membantu tim. Pewawancara ingin melihat kamu teratur.

Coba ini

Sebutkan apa yang kamu tulis: nama, waktu menelepon kembali, apa yang dikatakan pelanggan, dan langkah berikutnya. Sebutkan bahwa kamu menulis catatan segera setelah panggilan, selagi masih ingat.

08

Tell me about a time you talked to a customer who was not happy.

Ceritakan saat kamu berbicara dengan pelanggan yang tidak senang.

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin melihat bagaimana kamu tetap sopan dan tenang saat panggilan sulit.

Coba ini

Jelaskan masalahnya, bagaimana kamu mendengarkan, dan bagaimana panggilan berakhir. Jangan berdebat. Minta maaf atas ketidaknyamanannya, dan tawarkan untuk menghapus nomornya dari daftar panggilan kalau dia meminta. Tunjukkan bahwa kamu tetap tenang.

09

What exactly would you say at the start of a call?

Apa tepatnya yang akan kamu ucapkan di awal panggilan?

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin mendengar kata-katamu yang sebenarnya, bukan hanya ide. Ini menunjukkan bagaimana suaramu di telepon.

Coba ini

Ucapkan pembukaan yang singkat dan ramah dengan suara keras. Sebutkan namamu, perusahaanmu, dan alasan menelepon. Tanyakan apakah ini waktu yang tepat untuk bicara. Buat jelas dan sopan.

10

Tell me about any calls or sales you have done.

Ceritakan panggilan atau penjualan apa pun yang pernah kamu lakukan.

Kenapa mereka bertanya

Pewawancara ingin tahu pengalamanmu dan keahlian apa yang kamu bawa ke tim.

Coba ini

Ceritakan pekerjaan lewat telepon, penjualan, atau layanan pelanggan. Berikan satu contoh dan satu angka kalau bisa. Kalau pengalamanmu dari pekerjaan lain, jelaskan bagaimana keahlian itu membantu dalam panggilan penjualan.

Latihan bahasa Inggris

I stay calm and say thank you. Then I end the call politely.

Aku tetap tenang dan mengucapkan terima kasih. Lalu aku mengakhiri panggilan dengan sopan.

Clara
Pelatih AI

Leo
Pelatih AI

Kalimat yang bisa dicoba

I stay calm and say thank you. Then I end the call politely.

Aku tetap tenang dan mengucapkan terima kasih. Lalu aku mengakhiri panggilan dengan sopan.

I understand. Thank you for your time. Have a good day.

Aku mengerti. Terima kasih atas waktumu. Semoga harimu menyenangkan.

In my last job, my target was fifty calls a day.

Di pekerjaanku yang terakhir, targetku lima puluh panggilan sehari.

I plan my day with a goal for each hour.

Aku merencanakan hariku dengan tujuan untuk setiap jam.

I always write a note so I can call back at the right time.

Aku selalu menulis catatan supaya bisa menelepon kembali pada waktu yang tepat.

When is a good time for me to call you back?

Kapan waktu yang baik bagiku untuk menelepon kamu kembali?

Pertanyaan umum

Bagaimana kalau aku belum pernah bekerja di call centre?

Tidak apa-apa. Ceritakan pekerjaan lain saat kamu membantu pelanggan, bekerja cepat, atau berbicara dengan banyak orang. Berikan satu contoh nyata. Lalu jelaskan bagaimana kamu akan mengatur harimu dan tetap sopan di telepon. Contoh yang jujur dan jelas sangat membantu.

Bagaimana kalau aku tidak ingat angka persisnya?

Berikan perkiraan yang jujur. Kamu bisa memakai kata "about" atau "around", misalnya "about fifty calls a day" (sekitar lima puluh panggilan sehari). Jangan mengarang angka. Kamu juga bisa menceritakan kebiasaan harian atau rencana yang membantumu mencapai tujuan.

Haruskah aku bilang akan terus mencoba saat pelanggan menolak?

Hargai penolakan yang jelas. Kalau pelanggan terdengar ragu, kamu bisa menawarkan panggilan balik pada waktu yang dia pilih. Kalau dia menolak dengan jelas, ucapkan terima kasih dan akhiri panggilan. Pewawancara ingin mendengar bahwa kamu tetap tenang dan sopan.