Di halaman ini
01

Sebelum menelepon

Bersiaplah lebih dulu. Duduklah di tempat yang tenang. Siapkan pulpen dan kertas. Taruh CV-mu di depanmu, walau belum kamu kirim. Tulis jenis pekerjaan yang kamu mau, serta hari dan jam yang bisa kamu kerjakan. Pikirkan juga bagaimana kamu akan pergi ke tempat kerja. Akan lebih mudah kalau kamu menulis satu kalimat pendek tentang dirimu. Jadi kamu tidak perlu mencarinya saat bicara. Kalau gugup, latih kalimat pertamamu dengan suara keras beberapa kali.

Hi, my name is Ana. I'm calling about job opportunities.

Halo, namaku Ana. Aku menelepon tentang peluang kerja.

I'm looking for warehouse or factory work.

Aku mencari pekerjaan di gudang atau pabrik.

I'm available Monday to Friday, during the day.

Aku bisa bekerja Senin sampai Jumat, pada siang hari.

02

Memulai panggilan

Biasanya petugas meja depan yang menjawab lebih dulu. Sebutkan namamu dan alasan kamu menelepon. Mereka mungkin menyambungkanmu ke perekrut, atau meminta kamu mendaftar online dulu. Itu hal biasa. Kalau mereka bicara terlalu cepat, kamu boleh meminta mereka bicara lebih pelan. Kebanyakan perekrut sudah terbiasa. Usahakan terdengar ramah dan tenang. Awal yang singkat dan jelas lebih baik daripada cerita yang panjang.

I'd like to speak with a recruiter, please.

Aku ingin bicara dengan perekrut, tolong.

Sorry, could you speak a little more slowly?

Maaf, bisa bicara sedikit lebih pelan?

Do I need to sign up online first?

Apakah aku perlu mendaftar online dulu?

03

Menceritakan pengalamanmu

Perekrut kemungkinan akan bertanya tentang pekerjaanmu dulu. Mereka bisa bertanya pekerjaan apa yang pernah kamu lakukan, berapa lama, dan keahlian apa yang kamu punya. Kamu boleh bercerita tentang pekerjaan di negara asalmu juga. Pengalaman itu berarti. Beri contoh sederhana, misalnya apa yang kamu kerjakan setiap hari. Kalau punya keahlian khusus, seperti mengemudikan forklift atau berbicara beberapa bahasa, sebutkan. Jawablah dengan jujur. Kalau tidak mengerti pertanyaannya, minta dia mengulang.

In my home country, I worked as a cook for five years.

Di negara asalku, aku bekerja sebagai juru masak selama lima tahun.

I'm good with my hands and I learn quickly.

Aku terampil dengan tanganku dan cepat belajar.

Could you repeat the question, please?

Bisa tolong ulangi pertanyaannya?

04

Mengajukan pertanyaanmu sendiri

Telepon itu berjalan dua arah. Kamu juga boleh bertanya. Kamu mungkin ingin tahu jenis pekerjaan apa yang biasanya mereka punya, di mana lokasinya, atau apa langkah berikutnya. Sebagian agensi meminta kamu datang ke kantor. Yang lain mengurus semuanya lewat telepon atau online. Catat jawabannya. Pertanyaan yang jelas menunjukkan bahwa kamu tertarik dan rapi.

What kinds of jobs do you usually have?

Pekerjaan apa saja yang biasanya kalian punya?

What happens next?

Apa langkah berikutnya?

Do I need to come to your office?

Apakah aku perlu datang ke kantor kalian?

05

Mengakhiri panggilan dan menindaklanjuti

Sebelum menutup telepon, cek lagi hal-hal penting. Tanyakan nama perekrut dan cara terbaik untuk menghubungi dia. Ulangi tanggal atau jam yang disebut agar kamu yakin sudah paham. Ucapkan terima kasih atas waktunya. Kalau tidak ada kabar setelah beberapa hari, telepon atau email singkat yang sopan itu hal biasa. Agensi sering sibuk, jadi wajar kalau kamu bertanya lagi. Simpan daftar agensi yang sudah kamu hubungi beserta jawaban mereka.

Can I get your name and email, please?

Boleh aku minta nama dan emailmu?

Just to check, you said Tuesday at ten, right?

Untuk memastikan, tadi kamu bilang Selasa jam sepuluh, ya?

Thank you for your help. I look forward to hearing from you.

Terima kasih atas bantuanmu. Aku menantikan kabar darimu.

Pertanyaan umum

Bagaimana kalau aku tidak mengerti perekrutnya?

Tidak apa-apa. Minta dia mengulang atau bicara lebih pelan. Kamu juga bisa bilang, "Could you say that another way?" (Bisa katakan dengan cara lain?) Kebanyakan perekrut sabar dan sering bicara dengan orang yang baru belajar bahasa Inggris.

Sebaiknya telepon dulu atau kirim email dulu?

Keduanya umum. Sebagian orang mengirim CV lewat email dulu, lalu menelepon. Yang lain menelepon dulu dan bertanya cara melamar. Kalau situs web agensi menyebut cara menghubungi yang mereka sukai, ikuti saja.

Apa yang harus kulakukan kalau mereka bertanya tentang dokumen atau gaji?

Dengarkan baik-baik dan catat yang mereka katakan. Kalau kamu belum yakin soal dokumen, gaji, atau hakmu, minta bantuan organisasi komunitas yang kamu percaya atau sumber resmi.