Di halaman ini
01

Siapa yang dihubungi lebih dulu

Kalau kamu menyewa, pemilik rumah atau pengelola properti biasanya jadi kontak pertamamu. Banyak gedung punya nomor telepon, email, atau formulir online untuk perbaikan. Ada yang meminta kamu memakai formulir saja. Cek surat perjanjian sewa atau dokumen sambutan untuk tahu cara yang mereka pilih. Kalau rumah itu milikmu, atau pemilik rumah memintanya, kamu bisa menelepon tukang ledeng, tukang listrik, atau tukang serabutan sendiri. Dalam keadaan darurat, seperti bau gas atau air membanjir, banyak orang langsung menelepon, tidak menulis pesan. Simpan kontaknya di ponselmu supaya cepat ketemu.

Hi, I live in unit 4B. I need to report a repair.

Halo, aku tinggal di unit 4B. Aku perlu melaporkan perbaikan.

Who is the best person to contact about a repair?

Siapa orang yang paling tepat dihubungi soal perbaikan?

Is it better to call, email, or use the online form?

Lebih baik menelepon, kirim email, atau pakai formulir online?

02

Jelaskan masalahnya dengan jelas

Katakan apa yang rusak, di mana, dan sejak kapan. Fakta yang singkat dan sederhana paling baik. Kalau bisa, ambil foto atau video pendek. Banyak pemilik rumah dan tukang merasa gambar sangat membantu. Sebutkan juga kalau masalahnya makin parah, dan apa dampaknya untuk kegiatanmu sehari-hari, misalnya tidak ada air panas untuk mandi. Kamu tidak perlu istilah teknis yang sempurna. Bilang "the thing under the sink" saja sudah cukup. Kalau kamu tidak yakin, katakan saja. Biasanya orang itu akan bertanya supaya paham.

The kitchen sink is leaking. It started yesterday.

Wastafel dapur bocor. Mulainya kemarin.

I'm not sure what it's called, but I can send you a photo.

Aku tidak tahu namanya, tapi aku bisa mengirim foto.

It's getting worse, and now there's water on the floor.

Makin parah, dan sekarang ada air di lantai.

03

Tanyakan waktu dan akses masuk

Setelah melaporkan masalahnya, tanyakan kapan seseorang bisa datang. Pemilik rumah sering mengirim pekerja dan mungkin minta izin masuk saat kamu keluar. Kalau kamu ingin ada di rumah, katakan dengan sopan. Minta rentang waktu, karena pekerja biasanya memberi kisaran, bukan jam pasti. Kalau waktunya tidak cocok, usulkan waktu lain. Catat harinya, jamnya, dan nama orang yang datang. Wajar kalau kamu meminta pekerja menelepon atau mengirim pesan sebelum tiba.

When do you think someone can come to fix it?

Kira-kira kapan ada orang yang bisa datang memperbaikinya?

I'd like to be home when the worker comes. Is that possible?

Aku ingin ada di rumah saat pekerjanya datang. Apakah bisa?

Could they text me about 30 minutes before they arrive?

Bisakah dia mengirim pesan kira-kira 30 menit sebelum tiba?

04

Berbicara dengan tukang

Saat pekerja tiba, tunjukkan masalahnya dan jelaskan lagi dengan beberapa kata. Dia mungkin bertanya, misalnya sejak kapan masalahnya muncul atau apakah pernah terjadi sebelumnya. Kalau kamu tidak paham, minta dia bicara pelan-pelan atau menunjukkannya. Sebelum dia pergi, tanyakan apa yang sudah dikerjakan dan apakah masih ada yang perlu dilakukan. Kalau kamu membayar sendiri, biasanya kamu boleh menanyakan biayanya sebelum pekerjaan dimulai. Kamu juga bisa meminta catatan tertulis atau kuitansi untuk arsipmu.

Thanks for coming. The problem is right here.

Terima kasih sudah datang. Masalahnya ada di sini.

Sorry, could you say that more slowly, please?

Maaf, bisakah kamu mengatakannya lebih pelan?

Before you start, can you tell me what this will cost?

Sebelum mulai, bisakah kamu memberi tahu aku berapa biayanya?

05

Menindaklanjuti dengan sopan

Kadang tidak ada yang menjawab, atau perbaikannya tidak menyelesaikan masalah. Pesan tindak lanjut yang singkat dan ramah itu wajar. Sebutkan tanggal kamu pertama kali melapor. Banyak orang memilih menindaklanjuti secara tertulis, lewat email atau pesan, agar ada catatan yang jelas. Tetap tenang dan sopan, meski kamu merasa kesal. Ajukan pertanyaan sederhana dan langsung tentang langkah berikutnya. Kalau masalahnya muncul lagi setelah diperbaiki, katakan dengan jelas dan jelaskan apa yang terjadi sekarang.

I'm following up on the repair I reported on Monday.

Aku menindaklanjuti perbaikan yang kulaporkan hari Senin.

The heater was fixed, but it stopped working again today.

Pemanasnya sudah diperbaiki, tapi hari ini mati lagi.

Could you let me know the next step, please?

Bisakah kamu memberi tahu aku langkah berikutnya?

Pertanyaan umum

Bagaimana kalau bahasa Inggrisku belum cukup untuk menelepon?

Banyak orang mengirim pesan atau email saja. Menulis memberimu waktu untuk memeriksa kata-katamu. Kamu juga bisa memakai kalimat sederhana dan foto. Kalau menelepon, boleh bilang, "My English is still improving. Please speak slowly." Kebanyakan orang sabar.

Apakah sebaiknya aku coba memperbaikinya sendiri dulu?

Untuk hal kecil, ada orang yang melakukannya. Untuk masalah yang lebih besar, seperti listrik, gas, atau kebocoran air, banyak penyewa melapor lalu menunggu tenaga profesional. Kalau kamu menyewa, sebaiknya tanyakan dulu kepada pemilik rumah sebelum memperbaiki sendiri.

Bagaimana kalau aku merasa gugup untuk mengajukan keluhan?

Meminta perbaikan itu wajar dan sangat umum. Kamu memberi informasi yang berguna, bukan membuat masalah. Buat singkat, sopan, dan sesuai fakta. Mengucapkan kalimat pertamamu dengan lantang sebelum menelepon bisa membuatmu lebih percaya diri.